6 Wisata Parigi Moutong Wajib Kamu Kunjungi

Menikmati energi raih keelokan alam Indonesia tidak akan sempat ada habisnya serta dari demikian tidak sedikit destinasi darmawisata, provinsi Sulawesi Tengah, persisnya di Parigi Moutong dapat jadi opsi opsi tujuan darmawisata Kamu. Kabupaten Parigi Moutong sendiri lagi di beberan pegunungan dan perbukitan yang membentang sejauh tepi laut dari faktor utara hingga faktor selatan mempunyai elevasi pada umumnya di atas dataran laut (15- 375) meter. Dengan topografi laksana yang telah dilafalkan di atas, kita dapat menyaksikan panorama laut yang estetis dari atas bukit-bukit. Temperatur di Parigi Moutong juga tidak panas seperti wilayah lain yang sedang di pesisir pantai, karena angin laut yang berhembus hingga ke daratan tinggi kemudian berbalik pulang ke dataran rendah sampai-sampai suhu udara di Parigi Moutong tetap sejuk.

Berikut enam pesona wisata yang patut dikunjungi:

  1. Panjat Tebing

Panjat Tebing Likunggavali di Desa Marantale mempunyai elevasi tebing yang menjangkau 100 meter. Stuktur tebing pun sangat menantang karena dibentuk dari gugusan-gugusan batu granit yang kokoh berdiri di ambang Sungai Marantale, Desa Parigi.

Di samping pemandangan tebing yang indah, di tempat ini pun ada air terjun dan jalur trekking yang melewati sejumlah desa di sekitar, yakni Jalur Likunggavali-Janaedo, yang adalahjalur trekking dari wilayah pantai unsur timur ke wilayah pantai barat, dan jalur trekking Towera-Janaedo. Air Terjun dan tebing Likunggavali gampang diakses dan melulu berjarak 27 km dari ibu kota kabupaten.

  1. Satwa Liar

Bagi kita yang hendak melihat ribuan kelelawar terbang bebas, kita dapat mendatangi Pulau Kelelawar. Di pulau ini terdapat sekian banyak  jenis kelelawar yaitu yang berwarna kuning, cokelat dan hitam.

Pulau Kelelawar ada di Desa Tomoli dengan jarak tidak cukup lebih 60 km dengan masa-masa tempuh tidak cukup lebih satu jam dari kota Parigi dan dari pantai ke pulau itu dapat ditempuh tidak cukup dari 10 menit dengan memakai perahu. Pulau ini dijepit oleh dua tanjung hutan bakau yang berbentuk pintu gerbang.

  1. Sejarah dan Budaya

Wisata kebiasaan yang pun harus kita sambangi saat berada di Parigi Moutong salah satunya ialah Istana Tinombo. Kastel Tinombo di bina pada tahun 1930 oleh Penguasa Belanda pada era rezim Raja Tombolotutu.

  1. Panorama

Salah satu posisi buat melihat pemandangan terindah di Parigi Moutong yakni dari Pucuk Pompausea Gunung Labuan Sory di Dusun Toboli. Dari pucuk busut ini kita bisa merasakan panorama alam laut yang bagus.

Puncak bukit ini memang sangat sesuai untuk bersantai sebab itulah disebut Pompausea yang berarti lokasi istirahat dalam bahasa setempat. Sambil beristirahat di puncak bukit, Anda bakal mendengar tidak sedikit kicauan burung, karena di lokasi ini terdapat tidak sedikit burung, laksana burung tak mau dan merpati hutan. Di lokasi ini pula ada kera terkecil di dunia yakni tarsius spektrum.

  1. Tugu Khatulistiwa

Umumnya masyarakat Indonesia mengetahui melulu ada satu tugu khatulistiwa yakni di Pontianak. Tetapi pada faktanya, Indonesia juga memiliki monumen khatulistiwa lain ialah di Parigi Moutong, persisnya di Dusun Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan. Tugu khatulistiwa ini menandakan bahwa lokasi tersebut persis dilalui garis khatulistiwa. Objek wisata ini berada tepat di ambang jalan poros Parigi-Gorontalo.

Fenomena keanehan alam terjadi ketika equinox yang jatuh pada tanggal 21 Maret dan 23 September. Terdapat atraksi yang patut ditonton bahwa jarum jam bakal melayang bila ditaruh di dalam botol yang ditempatkan tepat di titik nol. Kapan saja Anda berangjangsana ke lokasi ini, usahakanlah menaruh telur ayam pada titik tertentu yang membuatnya gampang berdiri tegak. Uniknya telur tersebut akan menjangkau posisi sebanding dan tidak bakal bergulir.

  1. Pantai

Untuk wisata pantai, kita dapat mendatangi Pantai Nalera yang indah. Pantai ini mempunyai panorama alam yang estetis karena letaknya yang berhadapan dengan gunung, hamparan pasir putih yang estetis dan luas, sehingga sesuai untuk lokasi bermain air serta berjemur.

Apabila air laut sedang surut, maka bakal terbentuk empang yang dikelilingi oleh karang yang berwarna-warni. Subjek darmawisata Tepi laut Nalera lagi di Dusun Marantale, sepanjang 29 kilometer dari bunda kota Kabupaten Parigi Moutong. Objek wisata ini berada di ambang jalan Trans Sulawesi sampai-sampai mudah dicapai dengan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Kunjungi Kami:

GEMASULAWESI

gemasulawesi.com